Cerita Rakyat Kalimantan Tengah

By C. Buddingh - Door Borneo, Public Domain, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=17107962

Provinsi Kalimantan Tengah berdiri pada tanggal 2 Juli 1958 berdasarkan UU No.21 Tahun 1958 dengan beribukota di kota Palangkaraya dan memiliki semboyan Isen Mulang yang memiliki arti Pantang Mundur. Kalimantan Tengah memiliki 13 kabupaten, 1 kotamadya, 131 kecamatan, 130 kelurahan, dan 1.339 desa.



Banyak cerita rakyat dari Provinsi Kalimantan Tengah diantaranya:

Konon zaman dahulu kala, terdapat sebuah kerajaan di Pulau Mintin daerah Kahayan Hilir, Kalimantan Tengah. Kerajaan tersebut terkenal sebagai kerajaan makmur dan damai karena dimpimpin oleh seorang raja adil arif bijaksana.

Berikut ini informasi lain mengenai Kalimantan Tengah:

Provinsi Kalimantan Tengah memiliki 11 (sebelas) sungai besar dan tidak kurang dari 33 (tiga puluh tiga) sungai kecil/anak sungai, keberadaannya  menjadi salah satu ciri khas Provinsi Kalimantan Tengah. Adapun Sungai Barito dengan panjang mencapai 900 km memiliki kedalaman mencapai 8 m, merupakan sungai terpanjang di Kalimantan Tengah sehingga  dapat dilayari hingga 700 km. 

Hasil Alam

Hasil alam Kalimantan Tengah diantaranya kelapa sawit, kayu, cengkih, kacang mede, kelapa, tebu, karet, kopi, ikan patin, udang, dan ikan betutu. Hutan mendominasi wilayah 80%. Hutan primer tersisa sekitar 25% dari luas wilayah. Lahan yang luas saat ini mulai didominasi kebun Kelapa Sawit yang mencapai 700.000 ha (2007). Perkebunan karet dan rotan rakyat masih tersebar hampir diseluruh daerah, terutama di Kabupaten Kapuas, Katingan, Pulang Pisau, Gunung Mas dan Kotawaringin Timur. Banyak ragam potensi sumber alam, antara lain yang sudah diusahakan berupa tambang batubara, emas, zirkon, besi. Terdapat pula tembaga, kaolin, batu permata dan lain-lain.

Makanan dan Minuman

Makanan khas di Kalimantan Tengah adalah Juhu Umbut Rotan (sayur rotan), Juhu Umbut Sawit, Amplang, Kalapon, Bingkam Amparan Katak, dan Tangkiling.

Pakaian Adat

Pakaian adat Kalimantan Tengah, para lelakinya memakai celana panjang sampai lutut, selempit perak, dan tutup kepala. Kaum perempuanya memakai kain berupa rok pendek, rompi, ikat kepala dengan hiasan bulu enggang, kalung dan subang.

Pahlawan

Pahlawan dari Provinsi Kalimantan Tengah adalah Cilik Riwut.

Rumah Adat

Rumah adat tradisional Kalimantan Tengah adalah Rumah Betang yang dibangun bergaya panggung. Arsitektur Rumah Betang (Huma Betang) di Tumbang Anoi merupakan rumah panjang hunian komunal masyarakat suku Dayak Ot Danum di perhuluan sungai Kahayan. Arsitektur Rumah Baanjung tipe Rumah Balai Bini di Kumai, yang merupakan hunian keluarga inti dalam rumah sendiri-sendiri pada masyarakat pesisir Kalimantan Tengah. Perpaduan Rumah Betang dengan Rumah Baanjung menghasilkan Rumah Betang Ba'anjung (Humna Gantung) di Desa Buntoi.

Alat Musik dan Lagu

Alat Musik yang sering dimainkan di Kalimantan Tengah adalah Kecapi, Rebab, Gong, Kangkanung, Kendang, dan Katambung Japen.

Lagu yang terkenal diantaranya Lagu Kalayar, Lagu Naluya, Lagu Palu Cempang Pupoi, Lagu Tumpi Wayu, Lagu Saluang Kitik-kitik, dan Lagu Manasai.

Senjata Tradisional

Senjata Tradisional dari Kalimantan Tengah yang terkenal adalah Mandau (parang), sipet (sumpit), dan talawang (perisai).


Tarian Daerah

Tari Daerah Kalimantan Tengah diantaranya Tari Hugo dan Huda, Tari Putri Malawen, Tari Tuntung Tulus, Tari Giring-giring, Tari Manasai, Tari Balian Bawo, Tari Balian Dadas, Tari Manganjan, Tari Tambun, Tari Kumbang Padang, Tari Kenyak, dan Tari Pahlawan.

Referensi:

  1. Agni, Danu. 2013. Cerita Anak Seribu Pulau.Yogyakarta: Buku Pintar.
  2. Komandoko, Gamal. 2013. Koleksi Terbaik 100 plus Dongeng Rakyat Nusantara, PT.Buku Seru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar