Cerita Rakyat Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur berdiri pada tanggal 14 Agustus 1958 berdasarkan UU No.64 Tahun 1958 dengan beribukota di kota Kupang dan memiliki semboyan Sehati Sesuara Membangun. Nusa Tenggara Timur memiliki 20 kabupaten, 1 kotamadya, 294 kecamatan, 313 kelurahan, dan 2.612 desa.



Banyak cerita rakyat dari Provinsi Nusa Tenggara Timur:

Alkisah jaman dahulu, di pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, hidup seorang petani dengan isteri beserta empat belas anaknya. Dari keempat belas anaknya, tujuh orang merupakan anak laki-laki & tujuh orang merupakan anak perempuan. Keluarga besar ini hidup dari hasil kebun mereka yang cukup besar. Namun, kendati mereka memiliki kebun besar, hasil kebun tersebut tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga tersebut. Penyebabnya adalah seekor babi hutan sering merusak tanaman di kebun mereka.

Berikut ini informasi lain mengenai Nusa Tenggara Timur:

Di Provinsi Nusa tenggara Timur dikenal 2 musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Pada bulan Juni-September arah angin bersal dari Australia dan tidak banyak mengandung uap air sehingga mengakibatkan musim kemarau. Sebaliknya pada bulan Desember-Maret arus angin banyak mengandung uap air dari Asia dan Samudera Pasific sehingga terjadi musim hujan. Keadaan seperti ini berganti setiap setengah tahun setelah melewati masa peralihan pada bulan April-Mei dan Oktober-November. Walau demikian Provinsi Nusa Tenggar Timur dekat dengan Australia,arus angin yang bayak mengandung uap air dari Asia dan Samudera Pasifik sampai wilayah NTT kandungan uap air sudah berurang yang bmenyebabkan volume hujan lebih sedikit dibanding dekat dengan Asia.Hal ini yang menyebabkan NTT sebagai wilayah yang tergolong kering diamana hanya 4 bulan (januari-maret, dan desember) yang keadaan relative basah dan 8 bulan sisanya relative kering.

Hasil Alam

Hasil alam Nusa Tenggara Timur diantaranya jagung, ketela, pohon, ubi rambat, sorgum, cengkeh, cokelat, kacang mede, kapas, kelapa, vanili, dan kopi. Juga, di Provinsi Nusa Tenggara Timur, terdapat berbagai deposit tambang, baik mineral maupun sumber–sumber energi lainya, seperti: Pasir Besi, Mangan, Emas, Flourspor, Barit, Belerang, Posfat, Zeolit, Batu Permta, Pasir Kwarsa, Pasir, Gipsum, Batu Marmer, Batu Gamping,Granit, Andesit, Balsitis, Pasir Batu, Batu apung, Tanah Diatomea, Lempung.

Makanan dan Minuman

Makanan khas di Nusa Tenggara Timur adalah Jagung Bose, Daging Se'l, karmanachi, dan Lawar Kupang.

Pakaian Adat

Pakaian adat Nusa Tenggara Timur, para lelakinya memakai destar, memakai topi dengan bentuk somrero yang disebut tilanga. Kaum perempuanya memakai mahkota berbagai bentuk. Dan sebagai kelengkapannya dikenakan perhiasan subang, kalung, pending dan gelang tangan.

Pahlawan 

Pahlawan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Herman Johannes, dan Izaac Huru Doko.

Rumah Adat

Rumah adat tradisional Nusa Tenggara Timur adalah Rumah Sao Ata Musa Lakitana, dan Rumah Sao.

Alat Musik dan Lagu

Alat Musik yang sering dimainkan di Nusa Tenggara Timur adalah Foy Doa, Knobe Khabetas, Sasando, Foy Pay, Knobe Oh, Nuren, Sunding Tongkeng, Prere, Suling, Gambus, Heo, Leko Boko/Bijol, Sowito, Reba, Mendut, Ketadu Mara, Sasando, Kelontang, Tatabuang, Thobo, dan Gong.

Lagu yang terkenal diantaranya Lagu Moree, Lagu Desaku, Lagu Bolelebo, lagu Anak Kambing Saya, dan lagu Potong Bebek Angsa.

Senjata Tradisional

Senjata Tradisional dari Nusa Tenggara Timur yang terkenal diantaranya Subdu atau Sudu, Kampak, Parang, Saweo, dan Senapan Tumbuk.


Tarian Daerah

Tari Daerah Nusa Tenggara Timur diantaranya Tari Perang, Tari Garong Lameng, Tari Cerana, Tari Hagimitan, Tari Kataga, Tari Dodakado, Tari Hopong, Tari Kandingangu, Tari Ledo Hawu, Tari Leke, Tari Likurai, Tari Gareng, Tari Kuda, tari Peminangan, Tari Lameng, Tari Hedung Buhu Yelu, Tari Yappa Iya, Tari Togadu, Tari Wasa Wojorana, Tari Poto Wolo, dan Tari Teotana.

Referensi:

  1. Agni, Danu. 2013. Cerita Anak Seribu Pulau.Yogyakarta: Buku Pintar.
  2. Komandoko, Gamal. 2013. Koleksi Terbaik 100 plus Dongeng Rakyat Nusantara, PT.Buku Seru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar