Berikut ini adalah sebuah cerita rakyat dari Jawa Timur tentang Raja Kelana Swandana dan asal usul lahirnya kesenian Reog Ponorogo yang megah.
Konon katanya, wujud singa dan burung di atas Reog Ponorogo merupakan jelmaan dari seorang raja bernama Raja Singabarong. Yuk, kita simak kisah selengkapnya!
👑 Putri Cantik dari Kerajaan Kediri
Banyak sekali pangeran dan raja dari berbagai negeri datang untuk melamarnya. Namun, Dewi Sanggalangit selalu menolak tawaran tersebut dengan halus karena ia memang belum ingin menikah.
Melihat hal itu, Baginda Raja dan Permaisuri mulai merasa cemas. Mereka sangat berharap sang putri tercinta bisa segera menemukan pendamping hidup agar mereka dapat segera menimang cucu.
🎨 Syarat dan Sayembara Ajaib
Karena ingin membahagiakan dan menghormati kedua orang tuanya, Dewi Sanggalangit akhirnya bersedia untuk menikah. Namun, Sang Putri mengajukan satu syarat yang sangat unik!
Ia meminta calon suaminya memberikan sebuah pertunjukan seni yang belum pernah ada di dunia. Pertunjukan itu harus berupa tarian indah yang diiringi alunan merdu musik gamelan, dihiasi barisan kuda kembar yang gagah, serta menampilkan seekor hewan ajaib yang memiliki dua kepala.
Mendengar permintaan putrinya, Raja Kediri sangat gembira. Beliau segera menggelar sayembara ke seluruh penjuru negeri: Barang siapa mampu menghadirkan pertunjukan ajaib sesuai permintaan Dewi Sanggalangit, maka ia berhak menikahi Sang Putri.
Para pelamar pun berbondong-bondong mendaftarkan diri. Akan tetapi, setelah tahu betapa berat syarat yang diminta, satu per satu dari mereka mundur. Akhirnya, hanya tersisa dua raja sakti yang berani menerima tantangan tersebut, yaitu Raja Singabarong dari Kerajaan Lodaya dan Raja Kelana Swandana dari Kerajaan Bandarangin.
⚔️ Dua Raja dan Persaingan Sengit
Raja Singabarong adalah sosok raja yang aneh dan menakutkan. Rupa wajahnya menyerupai harimau dengan rambut lebat yang dipenuhi kutu. Di atas kepalanya, selalu hinggap seekor burung merak peliharaan yang bertugas mematuki kutu-kutu tersebut. Selain perawakannya yang menyeramkan, Raja Singabarong juga terkenal memiliki sifat yang buas dan kejam.
Sementara itu, pesaingnya yaitu Raja Kelana Swandana adalah sosok raja yang gagah berani, berparas tampan, dan memiliki ketangkasan yang luar biasa.
Raja Singabarong yang licik kemudian memanggil orang kepercayaannya, Patih Iderkala. Ia memerintahkan Sang Patih untuk menyusup dan memata-matai persiapan Raja Kelana Swandana di Kerajaan Bandarangin.
Setelah beberapa hari mengamati, Patih Iderkala pulang dan melapor, "Ampun Baginda, Raja Kelana Swandana telah berhasil menyiapkan hampir semua syarat dari Sang Putri! Mulai dari tarian, gamelan, hingga pasukan kuda kembar. Hanya satu yang belum ia temukan, yaitu hewan berkepala dua."
Mendengar laporan itu, Raja Singabarong menjadi panik sekaligus iri. Daripada bersusah payah mencari sendiri, ia berniat jahat untuk merebut seluruh hasil usaha Raja Kelana Swandana dengan menyerang Kerajaan Bandarangin!
🪄 Keajaiban di Taman Istana
Raja Singabarong mengutus beberapa prajurit rahasia untuk memetakan rute perjalanan Kerajaan Bandarangin. Namun, nasib naas menimpa para utusan tersebut karena mereka tertangkap oleh prajurit penjaga Bandarangin.
Begitu mengetahui niat jahat lawannya, Raja Kelana Swandana tidak tinggal diam. Ia langsung memimpin pasukannya untuk mendahului menyerang Kerajaan Lodaya!
Saat pasukan Bandarangin tiba, Raja Singabarong justru sedang tertidur lelap di taman istana. Ia tertidur sangat nyenyak karena merasa nyaman kepalanya dipatuki oleh burung merak peliharannya. Di luar istana, pasukan Bandarangin dengan mudah mengalahkan prajurit Lodaya.
Ketika terbangun karena suara kegaduhan, Raja Singabarong kaget bukan main. Burung merak peliharaannya masih saja bertengger dan mematuki kutu di kepalanya. Saat hendak melarikan diri, langkah Singabarong langsung dihadang oleh Raja Kelana Swandana.
Dengan mengibaskan cambuk saktinya, Raja Kelana Swandana mengeluarkan ilmu sihir yang sangat kuat. Abraracadabra! Wujud Raja Singabarong mendadak menyatu dengan burung merak di atas kepalanya. Seketika itu juga, berubah wujudlah ia menjadi seekor makluk ajaib berbadan harimau dengan kepala burung merak yang indah di atasnya—menjadi wujud hewan berkepala dua!
🪘 Lahirnya Kesenian Reog Ponorogo
Dengan gembira, Raja Kelana Swandana membawa hewan ajaib penjelmaan Raja Singabarong tersebut ke Kerajaan Kediri untuk melengkapi seluruh persyaratan.
Melihat semua permintaannya berhasil dipenuhi dengan sempurna dan menakjubkan, Dewi Sanggalangit dengan senang hati menerima lamaran Raja Kelana Swandana. Pesta pernikahan megah pun digelar, diiringi tarian meriah, tabuhan gamelan, pawai kuda kembar, serta sosok Reog yang gagah.
Seiring berjalannya waktu, pertunjukan tarian indah buatan Raja Kelana Swandana ini terus dilestarikan dan dikenal luas hingga saat ini dengan nama Kesenian Reog Ponorogo.
Berikut adalah beberapa pesan moral dari cerita rakyat Asal Usul Reog Ponorogo yang sangat cocok dan mudah dipahami oleh anak-anak:
🌟 Pesan Moral Cerita Reog Ponorogo
- Kerja Keras Mengalahkan Kelicikan. 💡 Raja Kelana Swandana berusaha keras dan jujur untuk memenuhi syarat sayembara, sedangkan Raja Singabarong ingin berniat jahat dan mengambil milik orang lain. Hasilnya, usaha keras dan jujurlah yang membawa kemenangan.
- Sifat Iri dan Serakah Membawa Petaka. 🚫 Raja Singabarong yang iri dan malas justru mendapat hukuman akibat perbuatannya sendiri. Cerita ini mengajarkan anak-anak agar tidak iri atas keberhasilan orang lain dan selalu berbuat baik.
- Bakti dan Cinta Kepada Orang Tua. 💖 Dewi Sanggalangit bersedia menikah demi membahagiakan kedua orang tuanya. Ini mengajarkan pentingnya rasa hormat, kasih sayang, dan berbakti kepada orang tua.
- Kewaspadaan dan Keberanian. 🛡️ Raja Kelana Swandana tidak tinggal diam ketika menghadapi ancaman. Ia berani bertindak cepat untuk melindungi apa yang telah diusahakannya dengan sungguh-sungguh.
Yuk, mainkan kisah asal usul Reog Ponorogo secara interaktif! Ikuti perjalanan Dewi Sanggalangit, Raja Singabarong, dan Raja Kelana Swandana lewat game dongeng bersuara di bawah ini — lengkap dengan narasi dan pilihan bahasa Indonesia/Inggris.
.jpg)
terimkasih atas info sejarahnya , karna in saya bisa menyelesaikan tugas...
BalasHapusCERITA INI BAGUS
BalasHapus:)
Raja jomok
BalasHapusajg aowkwowkw
HapusAWOKWOKWOK
Hapus